Sabtu, 25 Agustus 2012

Volume Penjualan Angkat Laba Antam

Jakarta (ANTARA News) - PT Aneka Tambang Tbk mencatat pertumbuhan laba bersih sembilan persen menjadi Rp379 miliar pada kuartal pertama 2012, sementara pada periode sama tahun sebelumnya laba yang dibukukan Rp346,16 miliar.

"Kinerja Aneka Tambang (Antam) pada kuartal I-2012 masih tetap solid di tengah penurunan harga nikel. Masih kuatnya harga permintaan atas komoditas nikel dan emas mendukung capaian kinerja keuangan kami," kata Direktur Utama Antam Alwinsyah Lubis di Jakarta, Selasa.

Alwin menambahkan sepanjang kuartal I-2012, perseroan telah melakukan optimasi pabrik FeNi II dan telah diselesaikan dengan baik pada April 2012. Optimasi pabrik FeNi II akan mendorong peningkatan efisiensi.

"Kami yakin kinerja operasi dan finansial Antam masih tetap kuat pada 2012," katanya.

Penjualan Antam meningkat 24 persen menjadi Rp2,5 triliun pada kuartal I-2012, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp2 triliun seiring dengan peningkatan volume penjualan feronikel, bijih nikel dan emas. 

Komoditas emas menjadi penyumbang terbesar terhadap total penjualan Antam dengan kontribusi Rp911 miliar atau 37 persen. Feronikel menjadi kontributor kedua terbesar dengan kontribusi Rp774 miliar atau 31 persen. 

Volume penjualan feronikel naik 99 persen menjadi 4.402 ton nikel dalam feronikel (TNi) menyusul tibanya pengiriman feronikel ke konsumen yang dikapalkan pada akhir 2011 dan awal 2012.

Peningkatan volume penjualan menjadikan nilai penjualan bersih feronikel naik 44 persen menjadi Rp774 miliar, meskipun harga jual feronikel turun 29 persen menjadi 8,72 dolar AS per pon.

Produksi feronikel tercatat turun 25 persen dibandingkan kuartal I-2011 menjadi 3.632 TNi karena pekerjaan optimasi pabrik FeNi II yang dilakukan pada akhir Januari 2012.

Meski kuatnya permintaan atas bijih nikel menjadikan volume penjualan bijih nikel naik sembilan persen menjadi 1.769.649 wmt, namun penjualan bersih bijih nikel hanya naik 1 persen menjadi Rp663 miliar akibat penurunan harga jual. Produksi bijih nikel Antam tercatat naik lima persen menjadi 2.118.473 wmt.

Ia mengungkapkan kuatnya permintaan emas menjadikan volume penjualan perseroan naik tiga persen menjadi 1.783 kg. Volume produksi hanya turun tiga persen menjadi 570 kg pada kuartal I-2012. Peningkatan volume penjualan didukung dengan kenaikan harga emas sebesar 24 persen menjadi 1.745,72 dolar AS per troy ons.

Selama periode tiga bulan pertama tahun ini, beban pokok penjualan Antam naik 40 persen menjadi Rp1,9 triliun karena lonjakan nilai barang sebesar 2,152 persen menjadi Rp150 miliar. Laju peningkatan beban pokok penjualan yang melebihi kenaikan penjualan bersih menjadikan laba kotor Antam turun 11 persen menjadi Rp557 miliar.

(KR-SSB/A023) 
Editor: Suryanto

sumber : 
http://www.antaranews.com

0 komentar:

Posting Komentar